IMPLEMENTASI WAKAF PRODUKTIF DI KOTA PONTIANAK

  • Rahmah Yulisa Kalbarini IAIN Pontianak
  • Anis Watin
  • Nia Zulinda
Keywords: Wakaf Produktif,, Pemberdayaan Masyarakat,, Faktor Penghambat

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) implementasi Wakaf Produktif dalam pemberdayaan masyarakat; 2) faktor-faktor penghambat wakaf produktif dalam pemberdayaan umat. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Sumber data dikumpulkan dari data primer dan data sekunder. Data primer berupa observasi di Baitul Mal Munzalan, wawancara dengan pihak terkait seperti pengurus wakaf, anggota dan masyarakat. Data sekunder berupa data pendukung yang diperoleh peneliti terkait wakaf maupun dari UU wakaf, buku, jurnal dan juga dokumen lain terkait wakaf dan data harta benda wakaf yang diperoleh peneliti selama penelitian. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini antara lain: 1) Implementasi wakaf di Baitul Mal Munzalan Indonesia sudah sesuai dengan tujuan wakaf seperti mensejahterakan umat dan menghasilkan beberapa program antara lain GIB (Gerakan Infaq Beras), LPBM (Lembaga Pendidikan Berbasis Masjid) dan Program Wakaf Indonesia; 2) faktor penghambat dalam wakaf produktif adalah kurangnya pemahaman masyarakat, sehingga perlu adanya edukasi terkait masalah wakaf dan fiqh wakaf..

References

[1] M. D. Ali, Sistem ekonomi Islam: Zakat dan wakaf. Universitas Indonesia, 1988.
[2] M. Efendi, “Menakar Progresivitas Hukum Wakaf dalam Pengembangan Wakaf Uang di Indonesia,” Al-Ahkam J. Ilmu Syari’ah dan Huk., vol. 3, no. 2, 2018.
[3] A. Sarwat, Fiqih Jual Beli. Jakarta: Rumah FIqih Publishing, 2018.
[4] J. Mubarok, Wakaf Produktif. Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2008.
[5] Rozalinda, Manajemen Wakaf Produktif. Jakarta: Rajawali Pers, 2015.
[6] A. Hakim, “Manajemen Harta Wakaf Produktif dan Investasi Dalam Sistem Ekonomi Syari’ah,” J. Riptek, vol. 4, no. 2, 2010.
[7] A. . Basyir, Wakaf, Ijarah dan Syirkah. Bandung: PT. Al-Ma’arif, 1987.
[8] A. Kasdi, “Peran Wakaf Produktif Dalam Pengembangan Pendidikan,” Quality, vol. 3, no. 2, pp. 433–452, 2015, [Online]. Available: http://journal.stainkudus.ac.id/index.php/Quality/article/view/1917.
[9] A. S. Munir, “Optimalisasi Pemberdayaan Wakaf Secara Produktif,” Ummul Qura, vol. 6, no. 2, 2015.
[10] A. Z. SM, “PENGGANTIAN NAZHIR WAKAF PERSEORANGAN KE BADAN HUKUM DALAM PERSPEKTIF MAQASHID ASY-SYARI’AH (Studi di Badan Wakaf Indonesia Perwakilan Kota Tasikmalaya),” J. Ekon. Syariah, vol. 5, no. 1, pp. 80–97, 2020, doi: 10.37058/jes.v5i1.1507.
[11] A. Nurbayani, “Strategi Pemberdayaan Wakaf Produktif Dalam Upaya Memakmurkan Umat,” Tadbir J. Manaj.
Dakwah, vol. 5, no. 2, 2020.
[12] L. J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2016.
[13] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. PT. Alfabet, 2016.
[14] A. H. Satori, Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2011.
Published
2023-12-22
How to Cite
Kalbarini, R., Watin, A., & Zulinda, N. (2023). IMPLEMENTASI WAKAF PRODUKTIF DI KOTA PONTIANAK. Jurnal Imagine, 3(2), 50-58. https://doi.org/10.35886/imagine.v3i2.572