The DESAIN RUANG DAPUR BERDASARKAN TIGA ZONA UTAMA

(STUDI KASUS PROYEK DESAIN RUANG DAPUR DI STUDIO INTERIOR JAYADI-SIGN)

  • I Made Jayadi Waisnawa Program Studi Desain Interior, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Denpasar
  • Ni Luh Kadek Resi Kerdiati Program Studi Desain Interior, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Denpasar
  • Putu Ari Darmastuti Program Studi Desain Interior, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Denpasar
Keywords: Dapur, Tiga Zona Utama, Desain Interior

Abstract

Ruangan dapur memiliki kompleksitas dalam aktivitas civitasnya. Desain ruangan dapur harus berpedoman pada tiga zona utama yang terkait dengan dimensi civitas saat beraktivitas. Susunan tiga zona utama adalah lemari simpan (kulkas), bak cuci (sink) dan kompor. Selain tiga zona utama, ruangan dapur juga harus memperhitungkan bentuk dapur dan utilitas alami untuk mengoptimalkan aktivitas. Proses desain ruangan dapur harus dimulai dari awal sebelum proses perncanaan fisik bangunan untuk menentukan tiga unsur tersebut. Berdasarkan fakta yang ditemukan pada proyek desain ruangan dapur, proses desain lebih banyak dimulai dari saat pekerjaan fisik sudah memasuki tahap penyelesaian. Tujuan studi desain dapur ini adalah untuk mengetahui bagaimana desain ruangan dapur yang dimulai pada saat pekerjaan fisik sudah memasuki tahap penyelesaian. Studi desain ruangan dapur ini menggunakan metoda kualitatif yang akan dijelaskan secara deskriptif. Objek penelitian didapatkan pada desain ruangan dapur yang pernah dikerjakan pada studio jayadi-sign. Kriteria objek penelitian adalah ruangan dapur yang memiliki tiga zona utama dan bukan desain ulang. Berdasarkan hasil studi, didapatkan 22 desain yang memenuhi 1 unsur, 12 desain yang memenuhi 2 unsur,  1 desain yang memenuhi tiga unsur dan 2 desain tidak memenuhi semua unsur. Hal tersebut dikarenakan sistem instalasi air, kelistrikan dan utilitas alami sudah dibuat sebelumnya.

References

N. O. Lailani, “Dapur Sebagai Produk Dan Dapur Sebagai Proses : Aktivitas Manusia, Event, Dan Perubahan Dalam Ruang Domestik,” Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Jakarta, 2014.

V. T. Rosaline, “Layout Peralatan Dapur Di Gandasari Anggrek Hotel Bandung,” Jurusan Hospitaliti, Program Studi Manajemen Tata Boga, Sekolah Tinggi Pariwisata, Bandung, 2016.

P. A. G. Wirajaya, K. A. M. Putra, Dan G. A. W. Widyaswari, “Perancangan Media Promosi Dharma Negara Alaya ‘Modern Creative Hub’ Rumah Kreativitas Kota Denpasar,” Jurnal Selaras Rupa, Vol. 1, No. 2, Art. No. 2, Des 2020.

R. Marsil, “Gaya Hidup Dan Keberadaan Dapur Di Rumah Tinggal,” Fakultas Teknik, Departemen Arsitektur, Universitas Indonesia, Jakarta, 2009.

J. Panero, Dimensi Manusia & Ruang Interior. Jakarta: Erlangga, 2003.

P. Salim, “Intervensi Ergonomi Terhadap Kenyamanan Bekerja Di Dapur Rumah Tinggal,” Humaniora, Vol. 5, No. 1, Art. No. 1, Apr 2014.

Sabaruddin, Dkk, “Modul Rumah Sehat.” Kementrian Pekerjaan Umum Badan Penelitian Dan Pengembangan, Pusat Penelitian Dan Perkembangan Pemukiman Bandung, 2011.

D. Marfian, “Desain Dan Tata Letak Peralatan Dapur Di Ruang Makan Griya Satria,” Program Studi Manajemen Tata Boga, Sekolah Tinggi Pariwisata, Bandung, 2016.

P. Satriana, “Gaya Hidup Dan Keberadaan Dapur Di Rumah Tinggal,” Fakultas Teknik, Program Studi Arsitektur, Universitas Indonesia, Jakarta, 2009.

S. Syawalia, “Hygiene Sanitasi Dapur,” Tugas Akhir Diploma Iii, Program Studi D3 Kepariwisataan Dan Bina Wisata, Departemen Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga, Surabaya, 2010.

Published
2023-05-02
How to Cite
Waisnawa, I. M., Kerdiati, N. L. K., & Darmastuti, P. (2023). The DESAIN RUANG DAPUR BERDASARKAN TIGA ZONA UTAMA. Jurnal PATRA, 5(1), 59-69. https://doi.org/10.35886/patra.v5i1.463