PERANCANGAN INTERIOR SALON DENGAN GAYA MODERN CHIC

Authors

  • Nicholla Alberta Universitas Kristen Petra

DOI:

https://doi.org/10.35886/patra.v5i2.588

Keywords:

desain interior salon, modern chic interior, perancangan interior retail

Abstract

Penelitian ini merupakan proyek perancangan interior untuk ruang retail dan komersial. Proyek ini merancang sebuah salon di Surabaya, yaitu Fank Generation Salon. Tujuan penelitian ini adalah untuk redesain salon yang dapat memberi solusi baru dalam memecahkan permasalahan interior yang ada. Metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah Design Thinking. Tahapannya terdiri dari Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Salon ini memiliki beberapa masalah seperti sirkulasi yang kurang efisien bagi karyawan dan klien, penataan perabot yang kurang rapi, wallpaper yang mulai rusak, desain yang kurang sesuai dengan zaman, dan kurang tempat penyimpanan untuk peralatan salon. Penulis memberi solusi berupa desain interior dengan konsep yang lebih modern dan elegan, penataan interior yang lebih efisien, dan penambahan tempat penyimpanan.

References

[1] I.K.D. Noorwatha dan T.H. Yupardhi. Retail design: buku ajar desain interior retail. Denpasar: Cakra Media Utama, 2018, p. 20.
[2] N.P.E. Andreani, M.A. Hanindharputri, dan N.P.E.B. Lestari. “Perancangan Visual Branding dan Media Promosi Objek Wisata Taman Legon Samatra Nusamara Desa Yehembang Kangin Kabupaten Jembrana.” Jurnal Selaras Rupa, vol. 1 no. 2, pp. 46-50. 2020.
[3] M. Ghoisanie. “Analisis Penyusunan Dokumen Desain Untuk Perancangan Interior Ruang Virtual Salon Dan Spa”. Jurnal Desain, vol. 8 no. 3, pp. 262-282. 2021.
[4] R. Maulida. “Faktor-faktor Kepuasan Konsumen Pada Pelayanan Jasa Body Spa (Studi Kasus di Chantique Spa Semarang).” S1 thesis, Universitas Negeri Semarang, Semarang, 2016.
[5] Kristoffer, E. Haris, dan L. Aritonang. “Redesain Salon Dan Café, Tema Natural Modern.” Jurnal Ruang Luar dan Dalam FTSP, vol. 2 no. 1, pp. 80-95. 2021.
[6] S. Triatmodjo. “Designing a Design Thinking Model in Interior Design Teaching and Learning.” Journal of Urban Society’s Arts, vol. 7 no. 2, pp. 53-64. 2020.
[7] Palmerston North City Council. “Guidelines for hairdressing premises.” Internet: https://www.pncc.govt.nz/Council/Regulations/Hairdressers-and-barbers#section-5., 27 April, 2022 [Mar. 25, 2023].
[8] I.N.L Faridah dan N. Rachmaniyah. “Penerapan Gaya Modern Urban pada Interior Sebuah Perubasahaan Pengembang Bisnis Properti.” Jurnal Sains dan Seni ITS, vol. 7 no. 2, pp. 173-177. 2018.
[9] A.A. Putra, A. Santosa, dan P.F. Nilasari. “Kajian Perbandingan Kenyamanan Ruang Desain Interior Kafe yang Instagramable di Surabaya (Studi Kasus: Carpentier Kitchen dan Threelogy Coffee).” Jurnal Intra, vol. 7 no. 2, pp. 933-941. 2019.
[10] P.K. Prabasari, S.M. Sari, dan C.J. Pradjonggo. “Perancangan Interior Beauty Lounge Salon di Bali.” Jurnal Intra, vol. 6 no. 2, pp. 210-218. 2018.

Downloads

Published

2023-10-28

How to Cite

Alberta, N. (2023). PERANCANGAN INTERIOR SALON DENGAN GAYA MODERN CHIC. Jurnal PATRA, 5(2), 119–126. https://doi.org/10.35886/patra.v5i2.588