PENGEMBANGAN POLA ANYAMAN BUNGKUS KOPI UNTUK PENGEMBANGAN PRODUK UMKM “MIMI’S CRAFT”

  • Devanny Gumulya Pelita Harapan University
Keywords: product design, design thinking, community service

Abstract

Kegiatan PKM dari program studi desain produk adalah pengembangan kelompok pengrajin. Salah satunya adalah komunitas penganyam bungkus kopi yang Bernama Mimi’s Craft yang lahir dari seorang local champion yang ingin membantu mengurangi sampah bungkus kopi di rumahnya. Mimi’s Craft berada di kecamatan Panongan,  Tangerang. Komunitas ini terkendala pengembangan produk baru. PKM menerapkan proses design thinking empathize, define, ideate, prototype dan testing. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah wawancara mendalam, studi literatur dan dokumentasi. Hasil kegiatan PKM adalah pola anyaman pengembangan dari pola anyaman yang sudah ada dan prototipe dengan pola anyaman baru untuk target market. PKM ini merekomendasikan bahwa ketika menerapkan proses design thinking, tim PKM dapat melihat faktor – faktor yang berperan dalam kemampuan inovasi komunitas secara mendalam yang terbagi dua yaitu faktor internal seperti suasana dan budaya lokal,  usaha sumber daya manusia untuk belajar, kolaborasi, belajar dari melakukan, pemimpin lokal. Serta faktor eksternal seperti keterbukaan, keluasan dan kedekatan usaha dengan mitra.

 

References

[1] A. F. Sebayang, I. Indratno, and L. K. Sebayang, “Local Economic Innovation: Lesson from Rotan Ketak Industry in Central Lombok Regency, Indonesia,” Int. J. Econ. Dev. Res., vol. 5, no. 1, p. 55, 2020.
[2] M. Y. Yang, “Industrial design students design for social innovation: Case study in a Taiwanese village,” Des. Cult., vol. 7, no. 3, pp. 451–464, 2015, doi: 10.1080/17547075.2015.1105704.
[3] M. Amatullo, L. Becerra, and S. Montgomery, “Designmatters Case Studies : Design Education Methodologies as a Tool for Social Innovation,” OPEN Catalyzing Innov., no. March 2011, pp. 1–17, 2011.
[4] D. Nurcahyanti, A. Sachari, A. H. Destiarmand, and Y. Y. Sunarya, “Artisans Regeneration Model: Culture Sustainability Effort for Creativity and Indigenous Skill,” Asian Res. J. Arts Soc. Sci., no. October, pp. 45–52, 2021, doi: 10.9734/arjass/2021/v15i330260.
[5] J. Heredia, A. Flores, C. Geldes, and W. Heredia, “Effects of informal competition on innovation performance: The case of Pacific Alliance,” J. Technol. Manag. Innov., vol. 12, no. 4, pp. 22–28, 2017, doi: 10.4067/s0718-27242017000400003.
[6] M. Csikszentmihalyi, A. S, and J. Nakamura, “FLOW A GENERAL CONTEXT,” 2005.
[7] R. M. J. Nurgraha and H. Mulyadi, “Creating product innovation in micro creative industry in Indonesia,” J. Entrep. Educ., vol. 21, no. 2, pp. 1–11, 2018.
[8] D. Tranggono, P. F. Nuryananda, and A. Y. T. Putra, “Local Champion : Communication Characteristics in Community Empowerment Based on Local Innovation,” vol. 7, no. 1, pp. 72–84, 2021.
[9] J. O’Brien, “The dynamics of innovation in the informal settings,” Shap. Knowl., no. August, pp. 41–63, 2014, doi: 10.1533/9781780634326.41.
[10] J. de Beer, K. Fu, and S. Wunsch-Vincent, Innovation in the Informal Economy. 2016.
[11] J. Oluseye and J. Olubukola, Informal Sector Measurement of Openness, Collaboration and Innovation: The case of Otigba Hardware Microenterprises, vol. 48, no. January. 2021.
[12] H. Platner, “An introduction to Design Thinking,” Iinstitute Des. Stanford, p. 6, 2015, [Online]. Available: https://dschool-old.stanford.edu/sandbox/groups/designresources/wiki/36873/attachments/74b3d/ModeGuideBOOTCAMP2010L.pdf.
[13] C. L. Owen, “Owen_Design research_Building the base_1998,” vol. 19, pp. 9–20, 1998.
Published
2022-05-02
How to Cite
Gumulya, D. (2022). PENGEMBANGAN POLA ANYAMAN BUNGKUS KOPI UNTUK PENGEMBANGAN PRODUK UMKM “MIMI’S CRAFT”. Jurnal PATRA, 4(1), 22-32. https://doi.org/10.35886/patra.v4i1.318

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>