EKSPLORASI BIOMORDAN PADA PEWARNA ALAMI DAN APLIKASINYA PADA MAINAN ANAK – ANAK

  • Devanny Gumulya Pelita Harapan University
Keywords: Desain Produk, Pewarna Alami, Eco-Design

Abstract

Pewarna sintetis mendominasi dalam pewarnaan tekstil memiliki limbah air dengan kandungan kimia yang berbahaya bagi manusia dan lingkungan. Salah satu alternatif yang lebih ramah lingkungan dan aman digunakan adalah pewarna alami. Pewarna alami dapat memberikan variasi warna yang beragam. Namun, pewarnaan alami saat ini dalam prosesnya terkadang masih menggunakan mordan logam yang tidak aman. Metode penelitian yang digunakan berupa eksplorasi material antara lain menggunakan metode aqueous dalam ekstraksi warna dan metode pre, simultaneous, post untuk proses mordanting. Sedangkan media yang digunakan adalah kain serat alami. Serta Sebagai pengganti mordan logam, mordan alami (biomordan) yang digunakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa warna yang dihasilkan sangat beragam dan cenderung ke arah warna pastel. Perlakuan dengan mordan alami dapat membantu penyerapan warna yang lebih baik pada kain. Serta salah satu aplikasi produk yang dapat diterapkan adalah mainan bayi.
Penelitian menunjukan bahwa perlakuan mordan paling baik adalah pre mordanting dengan garam. Sedangkan jenis kain yang paling baik dalam penyerapan dan kerataan warna adalah rami. Dari sumber-sumber yang digunakan, kulit dan biji alpukat, kunyit, dan bunga telang yang paling baik dalam memberikan warna primer. Selain itu dikarenakan bahan-bahan yang digunakan natural, maka proses dan limbahnya pun juga aman.

References

Cox, Katy A., Tony K. McGhie, Anne White, and Allan B. Woolf. “Skin Colour and Pigment Changes during Ripening of ‘Hass’ Avocado Fruit.” Postharvest Biology and Technology 31, no. 3 (2004): 287–294.

Desnos, Rebecca. “Botanical Colour at Your Fingertips”. England: Rebecca Desnos, (2016).

Fardhyanti, Dewi Selvia, and Ria Dwita Riski. “Pemungutan Brazilin Dari Kayu Secang (Caesalpinia Sappan L) Dengan Metode Maserasi Dan Aplikasinya Untuk Pewarnaan Kain.” Jurnal Bahan Alam Terbarukan 4, no. 1 (2015): 8–17.

Kumar, Ashis, and Adwaita Konar. “Dyeing of Textiles with Natural Dyes.” Natural Dyes , no. November 2011 (2011): 28–56. “Material Safety Data Sheet.” Atmos , 25 April 2020, https://www2.atmos.umd.edu/~russ/MSDS/ferrous_sulfate.html.

Nonso, Okonkwo Samuel, and Oguzie Chima Kenneth. “Effect of Temperature and Mordant on the Dyeing of Cotton Using Sodium Hydroxide Extract of Whitfieldia Lateritia Dye,” no. September (2019).

Pinheiro, Luciano, Lais Kohan, Larissa Oliveira Duarte, Maria Elisa de Paula Eduardo Garavello, and Julia Baruque-Ramos. “Biomordants and New Alternatives to the Sustainable Natural Fiber Dyeings.” SN Applied Sciences 1, no. 11 (2019).

Wangatia, Lodrick Makokha, Kidist Tadesse, Senelisile Moyo, Lodrick Makokha Wangatia, Kidist Tadesse, and Senelisile Moyo. “Mango Bark Mordant for Dyeing Cotton with Natural Dye: Fully Eco-Friendly Natural Dyeing.” International Journal of Textile Science 4, no. 2 (2015): 36–41.
Zubairu, Abdu, and Yusuf Madu Mshelia. “Effects of Selected Mordants on the Application of Natural Dye from Onion Skin (Allium Cepa).” Science and Technology 5, no. 2 (2015): 26–32. http://journal.sapub.org/scit.
Published
2021-05-02
How to Cite
Gumulya, D. (2021). EKSPLORASI BIOMORDAN PADA PEWARNA ALAMI DAN APLIKASINYA PADA MAINAN ANAK – ANAK. Jurnal Da Moda, 2(2), 15-35. https://doi.org/10.35886/damoda.v2i2.170