PERANCANGAN PUSAT EDUKASI SENI FOTOGRAFI ANALOG DI KOTA DENPASAR

  • Reinharde Jonah P Runkat IDB Bali
  • Putu Surya Triana Dewi Institut Desain & Bisnis Bali
  • I Kadek Pranajaya Institut Desain & Bisnis Bali
Keywords: kamera analog, fotografer, interior

Abstract

Ditengah berkembangnya teknologi kamera saat ini, ternyata masih ada sekelompok orang yang tertarik dengan penggunaan teknologi kamera manual, hal ini terbukti dari banyaknya komunitas di Indonesia yang menekuni kamera analog dan adanya peningkatan presentase penggunaan kamera analog melalui event-event yang diadakan oleh komunitas-komunitas kamera analog ini dari tahun ketahun. Menggunakan kamera analog merupakan proses karya yang sempura. Karena prosesnya yang sangat menguji kesabaran seseorang. Hasil jepretan kamera analog merupakan sebuah kebanggan tersendiri.

Di Bali tepatnya di Denpasar masih ada sekelompok orang yang gemar menggunaan kamera analog, hal ini dapat dilihat dari adanya perhimpunan orang-orang yang membentuk komunitas kamera analog dan banyaknya tagar atau hashtag dengan postingan foto hasil jepretan dari kamera analog yang muncul di media sosial (Tribun bali, 2019). 

Akan tetapi kurangnya tempat untuk penyucian film dan pengetahuan masyarakat dalam mengoperasikan kamera analog ini membuat penulis berinisiatif merancang sebuah interior bangunan dengan menggunakan metode glassbox sehingga diharapkan dapat mengedukasi dan memberikan wawasan kepada masyarakat atau semua fotografer tentang cara mengoperasikan kamera analog serta meningkatkan pasar penjualan kamera analog dan penyucian film dan juga dapat mewadahi sekelompok orang pecinta kamera analog sehingga dapat berkumpul dan berbagi ilmu tentang kamera analog.

Published
2020-10-28
How to Cite
Runkat, R., Dewi, P. S. T., & Pranajaya, I. K. (2020). PERANCANGAN PUSAT EDUKASI SENI FOTOGRAFI ANALOG DI KOTA DENPASAR. Jurnal Patra, 2(2), 20-27. https://doi.org/10.35886/patra.v2i2.118

Most read articles by the same author(s)